Jul 1, 2015

Fakta Ilmiah Malam Lailatul Qadar

Lailatul Qadar merupakan malam Istimewa dimana pada malam tersebut lebih utama dari seribu bulan. Selama ini umat Islam mempercayai kebenaran adanya keberadaan malam Lailatul Qadar karena bersumber dari Al-Quran dan hadist. Sehingga tidak begitu peduli dengan fakta-fakta ilmiah yang mungkin saja terjadi di alam semesta terkait sains yang membenarkan adanya malam Lailatul Qadar.

NASA Sembunyikan Fakta Ilmiah Malam Lailatul Qadar

Kehadiran malam Lailatul Qadar sejatinya menjadi rahasia Allah SWT. Hanya ada sedikit informasi yang disampaikan Nabi Muhammad kapan datangnya malam mulia ini. Diantaranya terjadi pada 10 malam terakhir Ramadhan dan antara malam-malam ganjil. Sementara ciri-ciri fisiknya dapat terlihat dari suhu yang sedang, pada pagi harinya udara matahari bersinar cerah namun tidak terasa panasnya, serta pada malam harinya tidak terlihat bintang. 

Sebenarnya ciri-ciri fisik ini sudah ditemukan oleh Badan Nasional Antariksa Amerika (NASA). Tetapi mereka tidak mempublikasikan tentang kebenaran adanya fenomena ini untuk menghindari kepercayaan terhadap Agama Islam. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Lembaga Mukjizat Ilmiah Al- Quran dan Sunnah di Mesir, Dr. Abdul Basith As-Sayyid. 

Abdul Basith As-Sayyid menegaskan, kurang lebih 12 tahun lalu NASA pernah menemukan ciri dari malam Lailatul Qadar sesuai yang dikatakan oleh Nabi Muhammad SAW. Ia menyayangkan hal ini tidak langsung ditanggapi cepat oleh para jutawan Arab yang memiliki sumber dana untuk melakukan kajian yang mendalam. 

Pernyataan tersebut mengutip ucapan seorang pakar NASA, Carner, seperti yang dikutip oleh harian Al-Wafd Mesir. Carner pada akhirnya masuk Islam dan harus meninggalkan jabatannya di NASA karena mengungkapkan kebenaran tersebut kepada harian Al-Wafd Mesir.

Menurutnya NASA menemukan fenomena aneh pada suatu malam karena tidak ada meteor yang jatuh ke atmosfer bumi serta suhu udara sedang. Padahal di malam-malam biasanya, jumlah meteor yang berjatuhan ke atmostfer bumi sekitar 20 meteor. 

Fenomena ini sesuai dengan hadist Nabi Muhammad SAW yang mengatakan bahwa pada malam Lailatul Qadar langit terlihat begitu cerah, namun tidak terlihat bintang yang bersinar. Pada malam itu suhu udara juga tidak panas dan juga tidak dingin atau bersuhu sedang.

Carner juga mengatakan, bahwa pada pagi harinya NASA juga menemukan matahari yang bersinar begitu cerah namun tidak ada radiasi cahaya sekalipun. Hal ini juga sesuai dengan ungkapan Nabi yang mengatakan bahwa pada pagi hari matahari bersinar cerah namun tidak terasa panas. Lantas dari manakah Nabi Muhammad SAW mengetahui pengetahuan tersebut? Tentu saja dari Dzat yang maha besar, Allah SWT. 

Akibat kerap menyembunyikan fakta-fakta kebenaran tentang Al-Qur’an NASA sering mendapat kritikan dari para pakar Islam. Namun apapun yang telah disembunyikan NASA tidaklah menjadi soal bagi kita yang menyakini kebenaran Islam bukan dari sisi Ilmiah namun karena keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. 

Semoga dengan artikel bisa menambah kecintaan kita terhadap kebenaran agama ini. Semoga fakta-fakta ilmiah yang telah dikaji oleh ilmuan barat yang meragukan Islam dapat membawa mereka ke jalan yang benar. 

Terimakasih 

http://www.lamanku.com/

Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment